Cara Simpel Memahami Sistem Komputerisasi ala GAMP 5
Banyak orang mengira:
“Kalau ada komputer berarti harus divalidasi.”
Padahal… belum tentu.
Di dunia farmasi, khususnya menurut konsep GAMP 5, kita harus bisa membedakan:
- mana sekadar alat biasa,
- mana sistem komputerisasi,
- mana yang masuk area GxP,
- dan mana yang tidak.
Karena kalau semuanya divalidasi…
kerjaan QA bisa berubah jadi kolektor dokumen ๐
๐ Analoginya: Rumah Pintar
Bayangkan sebuah rumah.
Di dalam rumah ada:
- lampu otomatis,
- CCTV,
- smart TV,
- aplikasi buka pagar,
- sensor suhu kulkas,
- sampai alarm kebakaran.
Pertanyaannya:
Apakah semuanya harus diawasi seketat alat medis rumah sakit?
Jawabannya: tidak.
Kenapa?
Karena kita lihat:
- fungsi sistemnya,
- dampaknya,
- dan risikonya.
Nah, konsep ini mirip dengan cara berpikir GAMP 5.
๐ป Jadi, Apa Itu Sistem Komputerisasi?
Secara sederhana:
Sistem komputerisasi adalah sistem yang memakai komputer/software untuk memproses, menyimpan, mengontrol, atau menghasilkan data/informasi.
Bukan cuma laptop.
Bahkan mesin produksi modern pun bisa termasuk.
๐ฆ Contoh Sistem Komputerisasi di Berbagai Bidang
๐ญ Industri Farmasi
- MES (Manufacturing Execution System)
- LIMS
- SCADA
- ERP
- Sistem monitoring suhu
- Timbangan digital terhubung software
- Mesin filling otomatis
๐ฆ Perbankan
- Mobile banking
- Sistem ATM
- Fraud detection
- Core banking system
๐ฅ Rumah Sakit
- Rekam medis elektronik
- Sistem lab
- Sistem radiologi
- Monitoring pasien ICU
๐ Retail
- Kasir POS
- Sistem stok gudang
- Self-checkout
๐ Transportasi
- Sistem tiket kereta
- Navigasi pesawat
- E-toll
๐ Pendidikan
- E-learning
- CBT ujian online
- Sistem absensi fingerprint
๐ง Tapi… Mana yang Disebut GxP?
Ini bagian pentingnya.
Tidak semua sistem komputerisasi itu masuk GxP.
๐ Apa Itu GxP?
GxP adalah aturan untuk memastikan:
- produk aman,
- berkualitas,
- dan data bisa dipercaya.
Huruf “x” bisa berubah:
- GMP
- GLP
- GCP
-
GDP
dll.
๐ฏ Cara Simpel Menentukan GxP atau Tidak
Tanya saja:
❓ “Kalau sistem ini error… apakah bisa berdampak pada:
- kualitas produk?
- keselamatan pasien?
- integritas data?
- keputusan regulatori?”
Kalau jawabannya:
“Iya”
Maka kemungkinan besar itu GxP system.
๐ Contoh GxP dan Non-GxP
| Sistem | GxP? | Kenapa |
|---|---|---|
| Sistem suhu cold room vaksin | ✅ | Pengaruh kualitas produk |
| LIMS laboratorium QC | ✅ | Data hasil uji |
| Mesin filling otomatis | ✅ | Pengaruh dosis produk |
| CCTV parkiran | ❌ | Tidak pengaruhi kualitas |
| Absensi kantor | ❌ | Tidak terkait produk |
| TV ruang meeting | ❌ | Tidak terkait pasien/data mutu |
| ERP pembelian bahan baku | ⚠️ Bisa iya | Kalau pengaruhi traceability |
| Excel perhitungan hasil QC | ✅ | Dipakai keputusan mutu |
⚠️ Kesalahan yang Sering Terjadi
❌ “Pakai komputer = pasti CSV”
Salah.
❌ “Bukan mesin produksi = bukan GxP”
Juga salah.
Kadang:
file Excel sederhana justru lebih kritikal daripada mesin mahal.
Karena dipakai release produk.
๐งฉ Konsep Penting GAMP 5
GAMP 5 mengajarkan:
Fokus ke risiko, bukan sekadar formalitas.
Jadi:
- semakin kritikal sistem,
- semakin ketat kontrolnya.
Bukan semua diperlakukan sama.
๐ฎ Analogi Paling Simpel
Bayangkan game online.
Chat emoticon
Kalau error → santai ๐
Sistem ranking kompetitif
Kalau error → chaos ๐ฅ
Karena dampaknya beda.
Nah, GAMP 5 juga berpikir seperti itu.
✨ Intinya
Tidak semua yang memakai komputer harus divalidasi penuh.
Yang paling penting adalah memahami:
“Seberapa besar dampak sistem itu terhadap kualitas, pasien, dan kepercayaan data.”
Karena di dunia farmasi…
yang dijaga bukan cuma sistemnya.
Tapi juga:
keselamatan manusia di balik datanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar